

BPBD Provinsi Kalimantan Timur mencatat sebanyak 495 kejadian bencana sepanjang tahun 2026. Dari jumlah tersebut, kebakaran pemukiman mendominasi dengan 217 kasus, disusul kebakaran hutan dan lahan (karhutla) sebanyak 76 kasus.
Bencana yang terjadi telah menimbulkan dampak signifikan, di antaranya kerusakan 4.822 rumah, 59 fasilitas pendidikan, 48 fasilitas umum, serta 29 fasilitas kesehatan. Selain itu, tercatat kerugian materiil mencapai Rp53,23 miliar.
Korban jiwa akibat bencana meliputi 43 orang meninggal dunia, 8 orang hilang, 40 orang luka-luka, serta 26.211 jiwa terdampak. Sementara itu, 28 orang terpaksa mengungsi dari tempat tinggal mereka.
