


BPBD Provinsi Kalimantan Timur mencatat sebanyak 410 kejadian bencana sepanjang tahun 2026. Dari jumlah tersebut, kebakaran pemukiman mendominasi dengan 178 kasus, disusul kebakaran hutan dan lahan (karhutla) sebanyak 51 kasus.
Bencana yang terjadi telah menimbulkan dampak signifikan, di antaranya kerusakan 4.765 rumah, 59 fasilitas pendidikan, 48 fasilitas umum, serta 28 fasilitas kesehatan. Selain itu, tercatat kerugian materiil mencapai Rp52,8 miliar.
Korban jiwa akibat bencana meliputi 41 orang meninggal dunia, 8 orang hilang, 35 orang luka-luka, serta 25.896 jiwa terdampak. Sementara itu, 28 orang terpaksa mengungsi dari tempat tinggal mereka.
