Rapat Koordinasi Persiapan Pengamanan Natal Tahun Baru 2026
BPBD Provinsi Kalimantan Timur menghadiri Rapat Koordinasi Persiapan Pengamanan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru) yang digelar di Polda Kaltim, Kota Balikpapan. Kehadiran BPBD Kaltim dalam rakor ini bertujuan memastikan kesiapsiagaan penanggulangan bencana sebagai bagian dari sistem pengamanan terpadu Nataru. (17/12/25)
Dalam forum tersebut, BPBD Kaltim memaparkan kesiapan sarana dan prasarana serta strategi antisipasi potensi bencana hidrometeorologi yang berisiko meningkat selama libur akhir tahun, seperti banjir, tanah longsor, cuaca ekstrem, dan kebakaran permukiman.
Sesuai amanat Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2007, BPBD berperan sebagai unsur koordinasi, komando, dan pelaksana penanggulangan bencana. Pada pengamanan Nataru ini, BPBD Kaltim berfungsi sebagai penanggung jawab kesiapsiagaan dan respon cepat kebencanaan, mendukung tugas pengamanan yang dilaksanakan TNI-Polri dan instansi terkait.
Adapun kesiapan yang disampaikan BPBD Kaltim meliputi kesiapan peralatan vital seperti tenda pengungsi, perahu dan kapal evakuasi, kendaraan pemadam kebakaran, tower light, generator, serta perlengkapan pendukung lainnya yang tersebar di kabupaten/kota. Selain itu, Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) dioptimalkan untuk pemantauan peringatan dini dan penyebaran informasi kebencanaan secara real-time.
BPBD Kaltim juga menyiagakan Tim Reaksi Cepat (TRC) untuk bersinergi dengan BPBD kabupaten/kota, TNI, dan Polri dalam patroli lapangan serta penanganan cepat apabila terjadi keadaan darurat. Koordinasi lintas sektor pentahelix turut diperkuat guna memastikan efektivitas respon kebencanaan.
Sebagai tindak lanjut, BPBD Kaltim telah menerbitkan surat edaran kepada BPBD kabupaten/kota se-Kalimantan Timur untuk meningkatkan kewaspadaan serta memastikan seluruh personel dan peralatan dalam kondisi siap operasional.
Melalui langkah ini, BPBD Kaltim berkomitmen memberikan perlindungan maksimal kepada masyarakat dan mendukung kelancaran pengamanan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 agar berlangsung aman dan terkendali dari potensi bencana.

